Mimisan Tak Berhenti Disertai Lemas, Kapan Harus ke Rumah Sakit?
Mimisan sering dianggap masalah sepele. Banyak orang memilih beristirahat atau menunggu hingga perdarahan berhenti dengan sendirinya. Namun, bagaimana jika mimisan tak berhenti disertai lemas? Kondisi ini tidak boleh dianggap biasa karena bisa menjadi tanda tubuh kehilangan cukup banyak darah atau adanya gangguan kesehatan yang lebih serius.
Pada beberapa kasus, mimisan memang dapat berhenti dalam hitungan menit setelah dilakukan pertolongan sederhana. Tetapi ketika darah terus keluar, tubuh mulai terasa lemas, pusing, atau bahkan hampir pingsan, kondisi tersebut memerlukan perhatian medis segera. Artikel ini akan membahas penyebab, tanda bahaya, pertolongan pertama, serta kapan Anda harus segera menuju rumah sakit.
Mengapa Mimisan Bisa Terjadi?
Mimisan atau epistaksis terjadi ketika pembuluh darah kecil di dalam hidung pecah. Area dalam hidung memiliki banyak pembuluh darah yang sangat sensitif sehingga mudah mengalami perdarahan. Beberapa penyebab umum mimisan meliputi:
- Udara yang terlalu kering
- Kebiasaan mengorek hidung
- Benturan atau cedera pada hidung
- Flu dan infeksi saluran pernapasan
- Alergi
- Tekanan darah tinggi
- Efek samping obat pengencer darah
- Gangguan pembekuan darah
Mengapa Mimisan Disertai Lemas Perlu Diwaspadai?
Ketika mimisan terjadi dalam jumlah cukup banyak atau berlangsung lama, tubuh dapat kehilangan darah yang signifikan. Kehilangan darah ini menyebabkan pasokan oksigen ke jaringan tubuh berkurang sehingga muncul gejala seperti:
- Tubuh terasa lemas
- Pusing
- Wajah pucat
- Jantung berdebar lebih cepat
- Sulit berkonsentrasi
- Keringat dingin
Tanda Bahaya Mimisan yang Memerlukan Penanganan Medis
Segera cari bantuan medis apabila mimisan disertai salah satu kondisi berikut:
- Mimisan Tidak Berhenti Lebih dari 20 Menit
- Darah Keluar Sangat Banyak
- Tubuh Terasa Sangat Lemas
- Mimisan Setelah Benturan Keras
- Disertai Sesak Napas atau Nyeri Dada
- Mimisan Berulang Tanpa Sebab Jelas
- Duduk tegak dan sedikit condongkan tubuh ke depan.
- Cubit bagian lunak hidung menggunakan ibu jari dan telunjuk.
- Tahan selama 10–15 menit tanpa melepas tekanan.
- Bernapas melalui mulut.
- Tempelkan kompres dingin pada pangkal hidung.
- Berbaring
- Mendongakkan kepala
- Mengorek hidung
- Membuang ingus terlalu keras setelah mimisan berhenti
- Mimisan tidak berhenti dan darah keluar terus menerus
- Penderita mengalami pusing berat
- Kesadaran mulai menurun
- Terjadi setelah kecelakaan
- Disertai sesak napas
- Penderita lansia dengan riwayat penyakit jantung atau stroke
- Pasien mengalami kelemahan ekstrem hingga sulit berjalan
Apakah Mimisan Bisa Menjadi Tanda Penyakit Serius?
Ya. Walaupun sebagian besar mimisan tidak berbahaya, beberapa kasus dapat berkaitan dengan:
- Hipertensi (tekanan darah tinggi)
- Anemia
- Gangguan pembekuan darah
- Efek penggunaan obat pengencer darah
- Kelainan pembuluh darah
- Tumor atau polip hidung
- Penyakit hati tertentu
Cara Mencegah Mimisan Berulang
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Menjaga kelembapan udara di ruangan
- Minum cukup air setiap hari
- Menghindari kebiasaan mengorek hidung
- Menggunakan semprotan saline jika hidung kering
- Mengontrol tekanan darah
- Menggunakan alat pelindung saat berolahraga
Kesimpulan
Mimisan tak berhenti disertai lemas bukan kondisi yang boleh dianggap sepele. Kehilangan darah yang terus berlangsung dapat menyebabkan tubuh kekurangan oksigen dan memicu berbagai komplikasi. Jika mimisan berlangsung lebih dari 20 menit, darah keluar banyak, atau penderita mulai merasa sangat lemas, pusing, bahkan hampir pingsan, segera cari pertolongan medis. Penanganan yang cepat dapat membantu mencegah kondisi menjadi lebih serius dan memastikan penyebab yang mendasarinya dapat segera diketahui.
FAQ
Apakah mimisan yang disertai lemas berbahaya? Ya. Mimisan yang berlangsung lama dan disertai lemas dapat menandakan kehilangan darah yang cukup banyak atau adanya penyakit tertentu yang memerlukan pemeriksaan medis.
Berapa lama mimisan dianggap darurat? Mimisan yang tidak berhenti setelah 15–20 menit meskipun sudah dilakukan penekanan pada hidung sebaiknya segera diperiksakan ke rumah sakit.
Apakah tekanan darah tinggi bisa menyebabkan mimisan? Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah di hidung sehingga memicu mimisan.
Kapan harus memanggil ambulans karena mimisan? Jika mimisan disertai pusing berat, sesak napas, penurunan kesadaran, atau terjadi setelah kecelakaan, segera hubungi layanan ambulans.
Apakah mimisan berulang perlu diperiksa dokter? Ya. Mimisan yang sering kambuh bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.
